Friday, May 23, 2008

Spam reaches 30-year anniversary

Spam - the scourge of every e-mail inbox - celebrates its 30th anniversary this weekend.

The first recognisable e-mail marketing message was sent on 3 May, 1978 to 400 people on behalf of DEC - a now-defunct computer-maker.

The message was sent via Arpanet - the internet's forerunner - and won its sender much criticism from recipients.
Thirty years on, spam has grown into an underground industry that sends out billions of messages every day.
Statistics gathered by the FBI suggest that 75% of net scams snare people through junk e-mail. In 2007 these cons netted criminals more than $239m (£121m).
Statistics suggest that more than 80%-85% of all e-mail is spam or junk and more than 100 billion spam messages are sent every day.
The majority of these messages are being sent via hijacked home computers that have been compromised by a computer virus.
Quick complaint
The sender of the first junk e-mail message was Gary Thuerk and it was sent to advertise new additions to DEC's family of System-20 minicomputers.
It invited the recipients, all of whom were on Arpanet and lived on the west coast of the US, to go to one of two presentations showing off the capabilities of the System-20.
Reaction to the message was swift, with complaints reportedly coming from the US Defense Communications Agency, which oversaw Arpanet, and took Mr Thuerk's boss to task about it.
Despite Mr Thuerk's pioneering spam it took many years for unsolicited commercial e-mail to become a nuisance.
It took until 1993 before it won the name of spam - a name bestowed on it by Joel Furr - an administrator on the Usenet chat system.
Mr Furr reputedly got his inspiration for the name from a Monty Python sketch set in a restaurant whose menu heavily featured the processed meat.
The sketch ended with everyone in the restaurant, encouraged by a troupe of chanting Vikings, shouting: "Spam. Spam. Spam. Spam. Spam."

April 1994 saw another pioneering moment in the history of spam when immigration lawyers Canter and Siegel sent a commercial spam message to more than 6,000 Usenet discussion groups.
The Canter and Siegel e-mail is widely seen as the moment when the commercialisation of the net began and opened the floodgates that led to the deluge of spam seen today.
Since those days spam has grown to be a nuisance and is now used by many hi-tech crime gangs as the vehicle for a variety of scams and cons.
"Spam is a burden on all of us," said Graham Cluley, senior technology consultant at Sophos. "What's worse is that a lot of spam is deliberately malicious today, aiming to steal your bank account information or install malware." (BBC)

Friday, April 25, 2008

Apakah Anda Seorang Pecandu Internet?

Bagaimana anda tahu apabila anda kecanduan internet? Internet Addiction Test adalah pengujian yang pertama kali dikonfirmasikan sebagai pengukur tingkat kecanduan internet yang akurat. Anda dapat membaca hasil riset ini di sini. Dikembangkan oleh Dr. Kimberly Young, ujian ini terdiri dari 20 pertanyaan yang mengukur tingkat kecanduan internet ringan, sedang dan berat.

Ambil tes ini dan tulis hasilnya di sini! Hasil akhir saya adalah 23, ternyata tingkat kecanduan gw ga parah-parah banget. :D

Monday, April 7, 2008

Internet Super Cepat

Internet akan segera usang. Ilmuwan yang mengembangkannya kini tengah membuat penggantinya yang memiliki kecepatan jauh lebih tinggi, seperti dikutip dari Times Online. Pada kecepatan 10.000 lebih cepat dari koneksi pita lebar, "the grid" dapat mengirimkan seluruh katalog Rolling Stones dari Inggris ke Jepang kurang dari dua detik.

The grid juga dapat menyediakan tenaga yang dibutuhkan untuk mengirimkan gambar hologram; memungkinkan online gaming dengan ratusan ribu pengguna; dan menyajikan telefon video dengan tarif pulsa lokal.

David Britton seorang professor fisika dari Universitas Glasgow mengatakan bahwa teknologi grid dapat me-revolusi masyarakat. Dengan tingkat teknologi seperti ini, generasi masa depan dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang belum pernah dibayangkan, katanya.

Kemampuan the grid dapat Anda saksikan musim panas ini di Cern. The grid akan diaktifkan pada saat yang bersamaan untuk menangkap data yang dihasilkan.

Cern yang berlokasi dekat Geneva, memulai proyek grid tujuh tahun lalu saat Ilmuwan menyadari bahwa LHC dapat menangkap data ekuivalen dengan 56m CD.

The grid dibuat dengan kebel serat optik dan routing center modern, yang berarti tidak ada komponen yang usang untuk memperlambat data. 55.000 server telah di-install dan dalam jangka waktu 2 tahun, 200.000 lagi akan datang.

"Ini akan menuju pada sebuah era yang bernama cloud computing, dimana orang menyimpan informasi mereka secara online dan dapat mengaksesnya dimana saja," katanya.
Quoted from udaramaya
Wah, kalo begini ceritanya, makin cepet aja nih streaming dari internet ;))

Friday, April 4, 2008

Ponsel Lebih Berbahaya Daripada Rokok

Pakar otak menmperingatkan massa tentang adanya peningkatan drastis dalam pertumbuhan tumor dan menghubungi industri untuk segera mengambil langkah untuk mengurangi radiasi.

Ponsel dapat membunuh lebih banyak orang dibandingkan dengan rokok atau asbestos, menurut salah satu hasil studi. Pengguna disarankan untuk menghindarinya sebisa mungkin dan pemerintah serta industri ponsel harus mengambil langkah cepat untuk mengurangi dampak radiasi.

Studi yang dilakukan oleh Dr Vini Khurana merupakan peringatan akan resiko kesehatan yang paling menakutkan.

Ia menggambarkan bukti yang terus berkembang - secara eksklusif dilaporkan pada IoS bulan Oktober -- akan penggunaan handset untuk 10 tahun atau lebih dapat menggandakan resiko terkena kangker otak. Kangker setidaknya memerlukan satu dekade untuk berkembang.

Awal tahun ini, pemerintah Perancis memperingatkan para pengguna ponsel, terutama anak-anak. Jerman juga telah menganjurkan untuk menggunakan handset
seminimal mungkin, dan European Environment Agency juga memperingatkan

Monday, March 31, 2008

Nokia Morph Concept - desain ponsel masa depan

Di atas adalah preview dari terobosan yang akan dilakukan nokia dalam dunia ponsel. Nokia Morph, sebuah prototype telepon seluler dengan memanfaatkan nanotechnology. Dari preview nya, ponsel ini terlihat sangat fleksibel tanpa meninggalkan fitur-fitur canggihnya.

Tugas Akhir BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pemerintah melalui departemen pendidikan dan kebudayaan menetapkan kebijaksanaan “link and Match” yang berlaku pada semua jenis dan jenjang pendidikan di Indonesia.

Direktorat pendidikan Menengah Kejuruan mendapat tugas langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengembangkan dan melaksanakan pendekatan pendidikan dengan sistem ganda pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pendekatan pendidikan dengan system ganda sebagai kajian tak terpisahkan dari kebijaksanaan Link and Match dijadikan pola utama penelenggaraan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan yang dimulai pada tahun pelajaran 1994/1995.

Pada kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 tahun tercantum bidang studi Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada program kejuruan.

Penyelenggaraan kurikulum SMKN 26 Pembangunan Jakarta sepenuhnya dilaksanakan oleh sekolah, lalu diberikan kesempatan untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di industri/perusahaan dalam waktu minimal 8 bulan sebagai syarat dalam pembuatan Karya Tulis Laporan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Pada penyelenggaraan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan yang dimulai pada tahun pelajaran 1994/1995 dengan pola utama sistem ganda, pendidikan dimungkinkan dapat dilaksanakan disekolah dan di industri / perusahaan sejak tingkat 1(satu) sampai tingkat IV (empat).

Upaya – upaya ini dilakukan dalam rangka mewujudkan peningkatan mutu sumber daya manusia yang memiliki keahlian professional.

B. LANDASAN HUKUM

Pelaksanaan Sistem Ganda akan menjadi salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan menengah kejuruan dengan ketentuan pada Undang-Undang Nomor 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 1992 tentang peranan masyarakat dalam Pendidikan Nasional dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 080/U/1993 tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai berikut:

1. “Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui 2 (dua ) jalur yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah”.

UUSPN, Bab IV, Pasal 10 ayat (1)

2. “Penyelenggaraan Sekolah Menengah dapat bekerjasama dengan masyarakat terutama dunia usaha dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan”.

PP29, Bab XI, Pasal 29, ayat(1)

3. “Pengadaan dan pendayagunaan sumber daya pendidikan dan dilakukan oleh pemerintah, masyarakat atau keluarga peserta”.

UUSPN, Bab VIII, Pasal 33

4. “Masyarakat sebagai mitra pemerintah berkesempatan seluas-luasnya untuk berperan dalam penyelenggaraan pendidikan nasional”.

UUSPN, Bab XIII, Pasal 47, ayat(1)

5. “Peran serta masyarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan magang atau latihan kerja”.

PP39, Bab III, pasal 4, butir(8)

6. “Pemerintah dan Masyarakat menciptakan peluang yang lebih besar untuk meningkatkan peran serta masyarakat sistem pendidikan nasional”.

PP39, bab IV, pasal 8, ayat(2)

7. “Pada sekolah Menengah dapat dilakukan uji coba gagasan baru yang diperlukan dalam rangka pengembangan Pendidikan Menengah”

PP29, Bab XIII, pasal 32, ayat(2)

8. “Sekolah Menengah Kejuruan dapat memilih pola penyelenggaraan pengajaran sebagai berikut:

a. Menggunakan unit produksi sekolah yang beroperasi secara professional sebagai wahana pelatihan jejurusan.

b. Melaksanakan sebagian kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan sepenuhnya dimasyrakat, dunia usaha dan industri.

Kepmendikbud, No.080/U/1993.Bab IV,

Butir C kurikulum 1994,SMK

C. TUJUAN PSG

1. Penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda Bertujuan Untuk :

a. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian professional dengan tingkat pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.

b. Memperkokoh “Link and Match” antara sekolah dengan dunia kerja.

c. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas professional.

d. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai dari proses pendidikan.

2. Pendidikan Di SMK Bertujuan :

a. Mempersiapkan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan atau meluaskan pendidikan dasar.

b. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal-balik dengan lingkungan sosial budaya dan alam sekitar.

c. Meningkatkan kemampuan siswa untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.

d. Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap professional institusional Sekolah Mengah Kejuruan Negeri 26 Pembangunan Jakarta.

3. Tujuan Institusional SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta

Tujuan dari lembaga pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 26 Pembangunan Jakarta adalah menyiapkan teknisi, yaitu tenaga kejuruan tingkat menengah yang :

a. Berjiwa perintis

b. Memiliki kemampuan kerja dan senang pada pekerjaannya.

c. Dapat mengolah dan melaksanakan hasil pemikiran ahli tingkat diatasnya.

d. Mampu memimpin dan membimbing para pelaksana di bawahnya.

4. Tujuan Laporan

Kepada semua peserta diwajibkan membuat laporan dengan tujuan :

a. Suatu bukti tentang apa yang mereka lakukan di industri sebagai laporan ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 26 Pembangunan Jakarta.

b. Mampu memenuhi, menganalisa dan mengembangkan makna pelajaran yang didapat di sekolah dan di industri.

c. Mengumpulkan data guna kepentingan Sekolah Menengah Kejuruan 26 Pembangunan Jakarta.

d. Adanya laporan praktek ini dapat menambah perbendaharaan perpustakaan sekolah dan menunjang peningkatan pengetahuan siswa angkatan selanjutnya.

e. Siswa dapat memecahkan masalah ketehnikan sesuai jurusan secara lebih luas dan mendalam serta meningkatkannya dalam bentuk karya tulis sehingga dapat dinilai kebenarannya oleh umum maupun pribadinya.

D. METODE PENULISAN LAPORAN

Dalam menyusun laporan ini, Penulis menyelesaikan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu:

1. Metode observasi, yaitu melakukan pengalaman langsung terhadap cara kerja pegawai.

2. Metode interview, yaitu melakukan wawancara, tatap muka dan Tanya jawab langsung dengan para pegawai dan pembimbing perusahaan.

3. Metode kepustakaan, yaitu mengumpulkan daya dengan cara membaca dari buku-buku dan modul-modul perusahaan.

E. MATERI YANG INGIN DI CAPAI

Mengingat tujuan institusional yang harus dicapai, maka pelaksanaan PSG hendaknya menitikberatkan pada pengamatan, analisa, observasi langsung terhadap persyaratan untuk menjadi teknisi industri dengan berpedoman kepada:

1. Apakah sebenarnya tugas, kewajiban serta tanggung jawab teknisi industri.

2. Pengetahuan, ketrampilan serta sikap yang bagaimana harus dimiliki oleh tehnisi industri.

3. Sejauh mana kemampuan, inisiatif, disiplin serta komunikasi yang harus dilakukan seorang teknisi industri.

4. Moral, karakteristik, kepemimpinan, sosial, skill yang harus menjadi dasar kepribadian seseorang teknisi industri.

5. Upah kerja, keselamatan kerja dan aspek lain yang berhubungan dengan kesejahteraan pegawai.